Minggu, 12 Februari 2023

AKSI NYATA MODUL 1.4.A.9 TEMA : BUDAYA POSITIF

Latar Belakang Penerapan Budaya Positif di Sekolah :

Penerapan Budaya Positif di sekolah sangat penting dilakukan agar proses pembelajaran berlangsung dengan nyaman dan tetap berpusat pada murid untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Penerapan Budaya Positif dapat diawali dengan membuat Keyakinan Kelas yang akan disepakati bersama seluruh warga kelas. 

Tujuan dilakukannya Keyakinan Kelas :

  • Menanamkan Budaya Positif di sekolah sesusai dengan Filosofi Ki Hajar Dewantara
  • Menumbuhkan kesadaran diri murid agar bertindak positif sesuai dengan Profil Pancasila

Langkah-langkah Membuat Keyakinan Kelas : 

  • Guru menjelaskan pengertian keyakinan kelas. 
  • Guru membagi kelompok kecil. 
  • Masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk menentukan 2 keyakinan kelas. 
  • Guru memberikan kesempatan untuk menyepakati keyakinan kelas

Indikator Keberhasilan Keyakinan Kelas :

  • Murid mampu menerapkan budaya positif salah satunya yaitu membuat kesepakatan atas keyakinan kelas. 
  • Murid mampu menjalankan keyakinan kelas yang telah disepakati bersama dengan penuh kesadaran dari diri sendiri.


Agar Budaya Positif terwujud di lingkungan sekolah, maka selanjutnya melakukan kegiatan Diseminasi Modul 1.4.a.9 dengan tema Budaya Positif. Lini masa kegiatan Aksi Nyata, sebagai berikut:

Persiapan Aksi Nyata :  

  • Membuat rencana aksi nyata. 
  • Mengajukan permohonan ijin kepala sekolah. 
  • Koordinasi dengan guru yang akan terlibat dalam diseminasi

Pelaksanaan Aksi Nyata : 

Diseminasi dengan seluruh pemangku kepentingan mulai dari Yayasan, Kepala Sekolah, Pendidik dan Tenaga Kependidikan di sekolah. 

Refleksi Testimoni : 

  • Testimoni dari Kepala Sekolah. 
  • Testimoni dari Guru. 
  • Testimoni dari Murid

Pihak yang Mendukung :

Seluruh warga sekolah mulai dari Yayasan, Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan, Murid, Orang Tua Murid, serta pihak lain yang berkepentingan dengan sekolah. 


Berikut Link Diseminasi Budaya Positif di SMK Muhammadiyah 4 Jakarta :

Link PMM :

https://guru.kemdikbud.go.id/bukti-karya/video/223153  

Link Youtube : 

https://www.youtube.com/watch?v=QVG37ZyjyII





Sabtu, 04 Mei 2019

Virtual Coordinator Training Batch 4 DKI Jakarta

Assalamu'alaikum Wr Wb

Dengan nama Alloh Yang Maha Pengasih dan Penyayang

Tahun 2019 adalah tahun yang memberikan banyak keberkahan bagi saya. Sekitar Bulan Februari, Kepala Sekolah membagikan surat pemberitahuan tentang Virtual Coordinator Training Batch 3 (VCT Batch 3). Meskipun awal mula saya ragu untuk mengikutinya, tetapi di akhir menjelang batas waktu pendaftaran akhirnya saya memberanikan diri untuk ikut training VCT batch 3. 

Ternyata banyak sekali manfaat yang saya dapatkan selama mengikuti VCT batch 3. Kami saling berbagi tentang bagaimana mengelola video conference, membuat presentasi dan presensi secara online, serta membagikannya di akun sosial media. Jujur saja, yang awalnya saya ngga paham karena gaptek, tetapi karena dipaksa akhirnya bisa juga. Seperti motonya : "Ala Bisa Karena Dipaksa", hahaha.  

Di akhir kegiatan, saya menyadari bahwa ilmu yang saya dapatkan selama bergabung dengan teman-teman guru hebat di VCT batch 3 sangat bermanfaat sekali terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran, maupun peningkatan kualitas saya pribadi. Diantaranya, ilmu yang saya dapatkan telah mengantarkan saya meraih 3 penghargaan sekaligus dalam Bulan April 2019, antara lain:
1. Juara 1 Tutor Berprestasi Tingkat Kota Adminstrasi Jakarta Barat 2
2. Juara 3 Tutor Berprestasi Tingkat Provinsi DKI Jakarta
3. Juara 2 Olimpiade Guru Nasional Tingkat Provinsi DKI Jakarta
Karena VCT batch 3 saya dapat menampilkan presentasi disertai tampilan video yang menarik perhatian juri dan menambah poin penilaiannya. 

Terima kasih yang tak terhingga kepada rekan-rekan guru hebat serta instruktur yang tergabung dalam VCT batch 3. Sukses untuk kita semua 😊 

Salah satu ilmu yang diajaran adalah bagaimana cara membuat flyer menarik untuk event video conference. Berikut beberapa contoh flyer yang dibuat rekan-rekan guru hebat selama saya mengikuti VCT batch 3 :




Satu bulan setelah VCT batch 3 berakhir, ada penawaran yang menarik untu menjadi instruktur VCT batch 4. Kali ini saya mencoba untuk kembali berkolaborasi bersama guru-guru hebat alumni VCT batch 1, 2, dan 3 untuk berbagi ilmu dan pengalaman yang telah kami dapatkan dengan mendaftar sebagai Calon Instruktur VCT Batch 4 yang tentunya akan lebih menarik lagi. Berikut flyer yang saya coba buat untuk VCT Batch 4 :


Bersama kita bisa berkolaborasi melalui VCT batch 4 dalam memajukan dunia pendidikan untuk mempersiapkan diri berkompetisi dan berkompetensi di era digital.  😍

Kumpulan Makalah dan Presentasi OGN dan Gupres Koleksi Pribadi

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Dengan Nama Alloh yang Maha Pengasih dan Penyayang,

Apa kabar semua... sudah lama banget nih Saya ngga aktif di Blog lagi. Karena kesibukan yang cukup menyita waktu (alasan klise hihihi). Sejak Tahun 2015, alhamdulillah selain saya mengajar di SD Tunas Delima juga mengajar di SMK Muhammadiyah 4 Jakarta Barat, plus akhir pekan masih juga mengajar PKBM Tunas Delima. Alhamdulillah disyukuri saja Allah masih memberikan kesempatan untuk berbagi ilmu. Semoga apa yang saya berikan bermanfaat untuk masa depan siswa, aamiin....

Oiya, ada yang mau saya share juga, kumpulan makalah dan powerpoint koleksi pribadi selama mengikuti ajang lomba Guru Berprestasi dan Olimpiade Guru Nasional. Yaaa... belum sampai ke tingkat Nasional juga sih hehehe.... masih dalam tahap belajar. Yuk disimak kumpulan link berikut ini: 

Juara 2 Guru Berprestasi 2017 tingkat Kotamadya Jakarta Barat 2
Judul :
Penerapan Metode 4S For Us (See, Say, Show, Share) untuk Meningkatkan Partisipasi Aktif Peserta Didik dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
Link makalah : bit.ly/2DOCqBb
Link PPT : bit.ly/2IZ55HM



Juara I Olimpiade Guru Nasional 2018 Tingkat Kotamadya Jakarta Barat 2
Judul :
Implementing Character Education in English Subject through Critical and Collaborative Learning to Improve Student’s Nationalism
Link makalah : bit.ly/2JeAqWh
Link PPT : bit.ly/2Y5hcXl




Juara 1 Tutor Kesetaraan Berprestasi 2019 tingkat Kotamadya Jakarta Barat 2
Juara 3 Tutor Kesetaraan Berprestasi 2019 tingkat Provinsi DKI Jakarta
Judul :
Strategi Pembelajaran AKTIF melalui Media “The Clever Tree” pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris dalam Membangun Karakter Peserta didik Paket C (Studi Kasus pada Kelas XII Paket C IPS PKBM Tunas Delima)
Link makalah : bit.ly/2vCwG9d
Link PPT : bit.ly/2LwUkhQ

     



Peringkat 2 Olimpiade Guru Nasional 2019 tingkat Provinsi DKI Jakarta
Judul :
Pemanfaatan Aplikasi Poster Digital sebagai Media Pembelajaran untuk Menanamkan Pendidikan Karakter Nasionalis Peserta Didik Berorientasi Higher Order Thinking Skills (Hots) pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital untuk Menganalisis, Mengevaluasi, dan Membuat Caption
Link makalah : bit.ly/2Lm5V3j








Semoga bermanfaat juga untuk yang lain. atau bisa juga kita saling berdiskusi melalui Blog ini 😊

Jumat, 02 Januari 2015

Ceritaku.... 2014

Dengan nama Alloh Yang Maha Pengasih dan Penyayang...

Sebulan lebih ngga merubah isi blog karena kesibukan akhir tahun yang seperti biasa melelahkan, pheww...

Berhubung saat ini adalah awal tahun 2015, kali ini saya akan mencoba menulis tentang cerita di tahun 2014.

Mengulik lagi arsip blog awal tahun 2014, pernah saya menulis tentang "Resolusi untuk Revolusi menjadi Evolusi". Sedikit disinggung dalam tulisan itu bahwa saya tidak pernah mematok target tertentu untuk resolusi. Semua berjalan sesuai dengan kesempatan yang telah diberikan, pastinya harus menuju ke arah yang lebih baik.

Tahun 2014 telah saya lalui. Namun ada beberapa hal yang akan terus diingat. Hal-hal yang membahagiakan, menyenangkan, walaupun ada hal-hal yang dengan "terpaksa" harus saya ambil.

Keinginan pertama adalah membahagiakan orang tua dengan mempersembahkan gelar Magister Pendidikan telah saya raih dengan tepat waktu dan nilai yang alhamdulillah, walaupun jauh dari yang terbaik, tapi sudah membuat saya cukup senang. Bagaimana mengingat pelukan bunda ketika dikabarkan bahwa hasil jerih payah selama 2 tahun telah membuahkan hasil. Terima kasih ya Alloh atas segala kemudahan dari-Mu.

Di tahun ini juga saya diberikan kesempatan untuk mengajar di jenjang yang lebih tinggi (MTs setingkat dengan SMP) dan langsung diamanahkan untuk mengajar kelas 9. Naik kelas deh dari level SD hehehe. Semoga ilmu yang saya berikan membawa manfaat bagi peserta didik, aamiin.

Tahun 2014 saya mulai menyukai satu olah raga yang sebetulnya sejak tahun 2012 mulai saya jajaki, tetapi belum saya tekuni. Tahun 2014 saya mulai suka olah raga marathon. Waaaaahhhhhh...... beda banget ya sama olah raga favorit yang membutuhkan konsentrasi di ruangan yang tenang seperti yoga dan pilates.
Olah raga kali ini sifatnya outdoor.

Berawal dari merlihat foto-foto seorang teman, lama-lama tergoda juga. Meskipun awalnya sempat ragu. Marathon pertama adalah moment ulang tahun Pertamina tanggal 30 November 2014 dengan jarak tempuh 5km (keliling monas). Alhamdulillah sampai juga dengan waktu tempuh 1jam 1menit!! Hahahaha..... pelari kura-kura yang isinya 30% lari dan 70% selfie-an, chit-chat, santai deh.

Moment ke-dua minggu berikutnya ikut acara Anlene Waktunya Bergerak tanggal 7 Desember 2014. Dengan jarak tempuh yang sama (monas - HI - RRI - Monas). Sesuai saran dari teman, selama lari konsen dulu untuk memperbaiki waktu tempuh yang usahakan lebih baik dari yang lalu. Dan abaikan dulu selfie2 atau chit-chat-nya (hihihi agak berat nih). Dan yang lebih penting, usahakan 1km pertama lari nonstop!! Wheewww.... Baiklah.... Dan hasilnya, dengan jarak tempuh yang sama berhasil menempuh waktu 49 menit!! hehehe lumayan deh.

Moment ke-tiga ulang tahun Mercedesbenz Club tanggal 21 Desember 2014. Kali ini saya mamberanikan diri untuk ikut 10km. Waaahhhhh... berat nih. Karena waktu tempuh harus kurang dari 2 jam!! (dengan rute tempuh Panin Center - Senayan - Semanggi - Bundaran HI - putar balik lagi sampai Panin Center) Dan 2 hari sebelumnya saya flu berat :(. Lagi-lagi dengan modal nekat dan dalam kondisi tidak fit akhirnya saya berhasil mencapat garis finish dengan waktu 1 jam 36 menit!! Woooowwww...... kalo kata temen sih lumayan "keren" untuk pemula 10km hehehehe.

Apa yang membuat saya senang marathon, karena ada kepuasan tersendiri jika berhasil mencapai garis finish dngan waktu tempuh yang semakin membaik. Walaupun pelan, namun pasti kita harus melewati garis penentu tersebut. Let it flow and let it be.....

Kalau mau diceritain sih banyak ya kejadian tahun 2014. Terima kasih saya kepada Alloh masih memberikan kesempatan untuk terus belajar memperbaiki segala kesalahan dan kekurangan yang telah dilalui di masa yang lalu. Jika ada pihak yang merasa tersakiti, saya haturkan permohonan maaf dari lubuk hati yang paling dalam. Apapun keputusan yang telah saya ambil, sepahit dan sepedih apapun, pastinya telah melalui berbagai peristiwa yang membuat saya berfikir sebelum bertindak untuk mengambil keputusan akhir dari segalanya. Semoga dapat dimengerti :).

Bagaimana untuk 2016....??





Wallahu a'lam.... Seperti halnya Alloh telah menuliskannya di dalam Lauh Mahfuzh :)

Kamis, 27 November 2014

BAHAGIA itu CUKUP!

Dengan Nama Alloh Yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Apa itu BAHAGIA?

Bagiku, BAHAGIA berarti CUKUP.

Menahan diri untuk tidak merasa CUKUP adalah godaan yang terbesar untuk merasa BAHAGIA.

Pilihan untuk BAHAGIA ada di tangan kita sendiri, karena hati dan pikiran kita sendiri yang punya definisi yang tepat untuk merasa CUKUP.



Bagaimana dengan Anda?






Senin, 03 November 2014

Umur Bertambah, Metabolisme Melambat

Dengan Nama Alloh Yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Apa kabar semua? Semoga selalu sehat wa'afiat dan selalu berada dalam lindungan Alloh. Aamiin...

Mengapa Saya berdoa agar selalu sehat wal'afiat? karena nikmat sehat adalah salah satu nikmat Alloh yang paling berharga yang harus kita syukuri. Apalah arti harta berlimpah jika kesehatan melemah? Pastinya produktifitas dan kinerja menurun.

Sedikit sharing ya....

Beberapa hari ini kepala dan pundak bagian kiri terasa berat sekali. Awalnya dikira pegal-pegal dan langsung panggil tukang urut. Tapi ternyata hilangnya juga temporer aja. Jadilah kebiasaan lama berulang lagi (nenggak paracetamol sebelum tidur). Sempat juga mengira karena panas matahari (memang dari kuliah paling ngga tahan dengan paparan sinar matahari. Malamnya pasti cari paracetamol (again), hikss). Sakit kepala dan pundak kali ini bener-bener ngga mempan sama yang namanya paracetamol dan sejenisnya.

Sampai kemarin ketemu sepupu diingatkan untuk periksa kadar kolesterol. Konon katanya salah satu gelaja kolesterol tinggi itu pundak yang tegang dan pegal. Jadilah tadi siang periksa kadar kolesterol. Dan ternyata, agak mengejutkan juga dengan kadar yang cukup tinggi (230 dengan ambang batas normal 200). Seumur hidup belum pernah setinggi itu.

Cukup aneh juga mengingat pola makan saya yang ngga aneh-aneh (hanya penyuka abadi berbagai macam coklat, hehehe), rajin olah raga (setiap sore jogging), dan minum air putih juga lebih dari 2 liter. Memang sih, 2 bulan ini berat badan lagi naik tapi masih bisa dikendalikan laaah.

Menurut petugas yang memeriksa kadar kolesterol tadi, gejala awal penderita kolesterol tinggi:
1. Pundak/bahu pegal;
2. Sering pusing di belakang kepala;
3. Cepat mengantuk;
4. Kaki/tangan kesemutan.
Nah, saya pribadi mengalami nomor 1-3. Semakin hari semakin hebat rasa sakitnya.

Mengingat ada faktor genetik high blood pressure dari ayah dan diabetes melitus dari bunda. Untuk ke depannya sepertinya harus lebih hati-hati memilih jenis makanan, karena sekilas kolesterol sulit untuk terdeteksi (orang kurus pun bisa terkena kolesterol tinggi, lho). Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Menurut beberapa informasi yang telah saya baca, semakin bertambah umur kita, maka akan semakin melambat metabolisme tubuh kita.

So, mulai memilih makan sayur, buah atau rebusan nih. Minyak juga dikurangin (duuuhhh bye-bye gorengan, hiksss). Dan mulai atur jadwal olah raga lagi (sepertinya jogging tiap hari keliling pagar ngga cukup, hehehe).

Rabu, 08 Oktober 2014

Biarkan Anak Berkembang Dengan Kenyamanannya

Dengan Nama Alloh Yang Maha Pengasih dan Penyayang

Anakku Opal, usia 9 tahun. Dari usia 3 tahun sudah mulai terlihat bakat musiknya. Awal mula Oma-nya yang peka. Katanya kalau Opal nyanyi pas di nada (ngga fals kayak mamanya heheh) dan usia 3 tahun sudah hafal lagu "Tanah Air" lengkap. 

Usia 6 tahun mulai diikutkan kursus piano yang lebih serius. Dan ternyata hasilnya cukup memuaskan. Cepat sekali dia menguasai lagu-lagu yang diberikan. Sesuai dengan arahan guru pianonya, Opal disarankan untuk ikut piano klasik dengan alasan agar kuat dasar-dasar bermain piano terutama dalam hal membaca not balok. 

Tapi apa yang terjadi? Satu tahun belakangan ini Opal mulai terlihat bosan melihat tumpukan not balok klasik yang menurut Opal, "ngga ada lagunya, maa". Sering kali Opal merubah sendiri nada baku lagu klasik yang diberikan. Walaupun sekilas dari pendengaran lebih enak nada hasil improvisasi Opal (dan gurunya pun mengakui hehehe).

Cara belajarnya pun agak unik. Sepulang les piano, Opal langsung buka "youtube", kemudian search judul lagu yang ditugaskan, trus didengerin dengan serius, langsung dipraktekin. Sama sekali dia ngga mau baca not-nya. Beberapa kali gurunya mengingatkan karena menurutnya, cara belajar piano seperti ini keliru. Opal akan semakin malas untuk membaca not balok yang jadi modal utama bermain musik klasik. 

Setiap 6 bulan sekali gurunya memberikan lagu yang agak panjang seperti "Fur Elise" Beethoven atau "Ballade Pour Adeline" Richard Clayderman (yang terakhir request mamanya hehehe). Dan Opal kelihatan sangat menikmati, meskipun tidak menyimpang dari genre klasik, tapi lagi-lagi menurutnya, "ada lagunya". Lucunya, Opal menganggap tugas lagu yang agak panjang ini sebagai refreshing lagu-lagu piano dari bukunya "Duvernoy" dan "Beyer" hahaha. 

Opal paling suka kalau disuruh cari nada lagu dan hebatnya dia bisa mengubah-ubah kunci nada sesuai dengan suara kita. Belum lama ini, Opal yang sangat terobsesi tinggal di Jepang sibuk browsing lagu "Hana Wa Saku" dan lagi-lagi ketemu nadanya!! Cukup dengar beberapa kali dari HP papanya (padahal mamanya sempet nyari salah terus karena ada beberapa nada yang minor hahaha). 

Melihat cara belajar piano Opal yang sedikit nyeleneh dan menyimpang dari track yang semestinya, sempat ada keinginan untuk memindahkan ke tempat kursus yang lebih "serius" dengan harapan Opal kembali ke "jalur"nya supaya kuat basic membaca notnya. Tapi keinginan tersebut tertunda manakala mendapat masukan yang mungkin ngga terlintas sebelumnya. "Biarkan anak berkembang dengan kenyamanannya". Jangan sampai karena situasi yang ngga nyaman bisa membuyarkan passion-nya dalam bermusik. Mungkin memang cara belajar Opal yang lebih bersifat auditory yang jika dipaksakan visual malah jadi makin kacau.

Akhirnya aku membiarkan Opal tetap bertahan dengan cara nyamannya, browsing on youtube dan setelah itu biar dia praktekan sendiri lagunya sambil tetap membuka buku not baloknya (walaupun porsi Opal bermain meraba by feeling lebih banyak dari pada membaca not balok langsung). Semoga cara ini bisa menjadi win-win solution.